Buku, Pesta dan Cinta

Pada hari Jumat, 13 April 2012, saya menghadiri peluncuran buku Antara Kampus, Birokrasi, Hukum, dan Sastra (Buku, Pesta, dan Cinta) karya M. Husseyn Umar. Pak Husseyn adalah sarjana hukum lulusan Universitas Indonesia, telah memimpin Departemen Pengiriman / divisi hukum komunikasi laut dan menjabat sebagai Direktur perushaan BUMN Maritim.

Undangan saya dapat dari dosen pembimbing skripsi, Ibu Yvonne de Fretes, yang menjadi editor buku tersebut. Bangganya punya dosen pembimbing yang produktif dan inspiratif gini. btw, I love writing and reading books but never been to any book launching before, so it was my very first experience.

Saya dan teman-teman lainnya mendapat meja ditengah ruangan. Baru duduk beberapa menit, sayup-sayup saya dengar penyanyi diiringi piano di ruangan itu membawakan lagu berjudul You’re Still The One! Wah, firasat saya akan gimana-giamana nih acaranya, di awal aja udah disambut lagu yang mengingatkan saya akan sesuatu. Bahayaaaa…. terus di atas meja disediakan kertas dan selebaran berisikan puisi-puisi karya Husseyn Umar. Langsung dong saya baca semuanya dan saya suka! Padahal puisi-puisi itu ditulis dari tahun ‘80an, tapi pada tahun 2012 pun masih menyentuh perasaan orang yang membacanya. That’s what a good poem or any writings should be. Ada 2 puisi yang membuat perasaan saya yang memang sedang mellow menjadi ‘metal’ (mellow total!). Nih coba dibaca dan rasakan:

Perjalanan

Dalam perjalanan kadang kita bertanya, sudah jauhkah kita berjalan?

Engkau dimuka, aku dibelakang, ataukah sebaliknya

Ataupun kita bersebelahan bergandengan tangan di kiri dan kanan

Tak lagi ada jarak jika manusia dan bayang-bayang telah menyatu

Di cahaya terang, lenyap di telan gelap, apalagi berakhir di liang lahat

Maka itu, untuk apa mengukur

ataupun mengulur waktu jika perjalanan memang belum sampai

maka itu, untuk apa mengukur?

Kecuali kita akan kembali, atau tidak lagi terlalu berharap

Terlalu berharap…

Puisi Perjalanan di tulis pada tahun 1997! Sudah 15 tahun yang lalu! Dan masih bisa sukses bikin perasaan saya amburadul. Hebatnya Pak Husseyn…! Bagian yang saya Bold itu tuh yang bikin nyesek, silakan diintrepretasikan masing-masing saja ya.. nah, puisi kedua yang bikin saya makin ‘metal’ itu begini:

Pujaan Kepada Langit dan Laut

Aku dan engkau telah menatap demikian lama

Langit yang tinggi dan laut yang luas membentang di antara kita

Adakah langit itu yang terlalu tinggi?

Atau kita yang terlalu rendah untuk mencapainya?

Adakah laut yang terlalu luas?

Atau kita yang terlalu khawatir untuk mengarunginya?

Angin yang datang kadang membangkitkan badai di dalam dada

Gemuruh nafsu dari rasa cinta mendekatkan langit dan laut

Ke alam yang damai dan biru

Kadang amarah laut bagai membakar

Dan langit berat seakan runtuh

Aku dan engkau telah didekapnya dalam haru biru dan rasa cinta yang tak boleh runtuh

Puisi berjudul Pujaan Kepada Langit dan Laut itu ditulis pada tahun 1982!!! 30 tahun yang lalu lho.. bahkan saya dan kakak saya belum lahir! Dan saya merasakan puisi ini teramat mendalam padahal baru baca sekarang.

Adakah langit itu yang terlalu tinggi? Atau kita yang terlalu rendah untuk mencapainya? Adakah laut yang terlalu luas? Atau kita yang terlalu khawatir untuk mengarunginya?

Penggalan tersebut mengingatkan saya bahwa kita kadang terlalu takut akan sesuatu padahal malah belum ada usaha untuk mencoba. Too much fear, instead of a faith. Semuanya memang tergantung dari persepsi, bagaimana cara kita melihat sesuatu, but never lose faith..in yourself!

Lalu pada sesi bedah buku, ada Bapak Taufik Ismail yang menjadi pembicara. Di awal perbincangan beliau sempat bilang “saya sudah membuat CD berisi hal-hal yang akan saya ucapkan hari ini karena saya tidak bisa datang, harusnya hari ini saya dan ke-15 teman saya berada di jalur Gaza. Namun, karena tidak mendapat ijin, maka kami tidak jadi berangkat.” Hal tersebut menarik perhatian saya dan Ibu yang di sebelah menjelaskan “Dia seumuran pak Husseyn (katanya 80an). Di jalur Gaza untuk jadi relawan. Memang ke sana tuh ijinnya susah banget.” Wow! Di umurnya yang segitu, masih produktif dan menjadi relawan di medan perang. Bangga sekali yang menjadi cucunya ya. Lagi-lagi, sebagai remaja saya merasa kerdil jika dihadapkan dengan orang-orang seperti beliau. Di umur segini kerjaannya dengerin Adele, terus ga bisa ngetik apapun untuk skripsi karena lagi ‘metal’, gerak dari kasur ke kamar mandi buat kuliah aja susah… gimana di suruh ke Gaza -__-

This even attracts me more! Pak Husseyn saat penutupan menjelaskan arti Buku, Pesta, dan Cinta yang menjadi sub-judul bukunya. Intinya, sebagai mahasiswa kita harus tetap belajar, baca buku. Tapi jangan lupakan untuk berpesta, bersenang-senang. Dan tetap mencintai sesama. What a simple and nice way to describe a balance life, right? Kata-kata penutupnya yang paling menginspirasi saya adalah:

“Don’t stop working, don’t stop thinking and don’t stop falling in love”

Huuuuaaaa… ini seharusnya menjadi sesi bedah buku yang serius mengenai kampus, birokrasi, hukum dan sastra. Entah bagian otak saya yang mana yang malah memperhatikan wejangan-wejangan yang mengarahkan perasaan saya menjadi ‘metal’. Scumbag brain! Ini bukti, bahwa otak kita memang dapat memilih hal-hal yang ingin kita pikirkan, dengarkan dan rindukan… eaaaa -__-

Dilanjutkan dengan penampilan Paduan Suara Alumni Universitas Indonesia (PSAUI) yang menyanyikan puisi berjuduuuulllll… Perjalanan dan Pujaan Kepada Langit dan Laut!!!! Dari segambreng puisi yang Pak Husseyn buat, why they have to sing those 2 poems, eh??? Eh? Sigh. Anyway, their voices are gold! They’re better than any cheesy girlsband in Indonesia nowadays.

Betul saja rupanya firasat saya sejak awal acara, memang bikin gimana-gimana. Dari sub judulnya “Buku, Pesta, dan Cinta”, saya berhasil menangkap pesan mengenai cinta yang dimaksud dari acara ini. Ya tapi ga apalah, maybe that’s how God give me solution and let me think about it.

Terima kasih ma’am Yvonne yang sudah mengundang saya dan teman-teman :)

 

Fix Me

When I try my best but I don’t succeed
When I get what I want but not what I need
When I feel so tired but I can’t sleep
Stuck in reverse…

When the tears come streaming down my face
When I lose something I can’t replace
When I love someone but it goes to waste
could it be worse?

Lights will guide you home

and ignite your bones

will you try to fix me?

 

 

 

 

Rain, Sun and Wind #quotes

 

You say you love rain,

but you use an umbrella to walk under it…

 

 

 

 

You say you love sun,

but you seek shade when it is shining…

 

 

 

 

You say you love wind,

but when it comes you close your window…

 

 

 

so that’s why I’m scared  when you say you love me.

 

source: debatable

 

 

 

 

Scum’BlackBerry’bag

Semua kerabat, kalau ketemu saya sekarang pasti komentarnya cuma 2:

“lo kurusan” dan “ya ampun, ganti kek BB nya”

Komentar kedua ini akhirnya saya tanggapi setelah sekian lama. Barusan saya ke tempat counter HP dengan niat mengganti keypad L dan DEL yang sudah lenyap dari habitatnya.

Jadi selama ini kalau harus menggunakan kedua keypad tersebut saya memanfaatkan kuku kelingking untuk menekannya. Sebenernya, itu ga masalah sama sekali lho buat saya, tapi banyak yang protes dan yaaa… ok lah saya hari ini lagi iseng juga sekalian jalan.

Sampai di counter itu, selain ganti keypad, saya jadi tertarik untuk mengganti batere dan trackball. Vintage banget ya masih pake trackball, hihi. Entah kenapa saya ga tertarik memang mengganti BB cuma karena trackpad apalagi yang touch. Setelah tawar-menawar, saya setuju untuk mengganti semuanya dengan yang ‘katanya’ original dengan harga yang rendah banget. Ada kepuasan tersendiri sih kalau bisa menurunkan harga jauh dari yang dia tawarkan… ya ya ya, girlssss! Selesai pengerjaannya, saya langsung mengecek dengan menekan salah satu keypad dan ternyata tidak berfungsi!!! Alasan dia adalah karena ga pas? Lah, kalau memang asli kok malah ga pas? Huaaa… first impression nya sudah jelek banget, gimana saya bisa percaya? Ini kalau gebetan sudah saya black list, bahkan ga sudi di masukin Friendzone! Apalagi kalau memang ga pas, jangan dipaksain. Langsung saya minta bongkar lagi tuh semuanya, emang rese sih tapi saya ga mau besok-besoknya malah keypad ga berfungsi setelah diganti. Padahal sebelumnya yang rusak kan cuma 2 keypad aja. Ngapain juga kan ganti untuk sesuatu yang lebih jelek? Kalau mau ganti ya harus dengan sesuatu yang lebih bagus. Ini bukan belagu atau sombong atau ga mau susah, tapi being smart!

Saya sok-sokan aja ngecek, tapi memang nampak dalam si keypad itu beda jauh! Milik si Mas yang katanya asli itu bantalannya ga kenyal dan ga sesuai kerangka. Saya langsung blak-blakan aja bilang perbedaannya, Mas itu cuma nunduk sambil ngoprek-ngoprek BB saya lagi. Huh, cowo emang gitu ya kalau udah ketauan boong? Langsung nunduk, bungkam dan sok sibuk melakukan hal lain supaya ga denger ocehan kita sebal. Kalau sudah digituin, saya malah jadi tega, saya bilang “Mas, yaudah yang diganti trackball sama batere aja, tapi yang ASLI ya, yang ASLI. Ini pasti batere nya ga asli juga, trackball ga apa-apa deh”. si Mas kaget dan tetap ngotot kalau keypad itu asli tapi saya tetap  ga mau. Mas yang satu nya lagi langsung nyodorin saya minum. Apa tuh, maksudnya nyogok? (woman logic, hehehe :p).

Akhirnya deal untuk mengganti trackball dan batere aja dan BB saya kembali dioprek-oprek. Terus ya, ini bagian paling nyebelin tapi lucu, si Mas nya bilang  ”Mba, minta pin BB nya dong…” dengan muka polos.

Dia ga sadar atau muka tembok ya? Dia kayanya lupa dia abis ketauan bohong dan masih aja berani minta pin saya, oh gosh. Terus saya jawab “iya saya kasih pin BB saya, tapi kasih saya keypad yang asli dulu. Yang ini kan palsu” sambil nunjuk keypad yang ‘asli’ yang dia tawarkan tadi. Respon dia langsung “Oh gitu, yaudah saya ambilin dulu ya…”. Jiaahhhh…. jadi bener kan itu keypad yang lo kasih ke gue PALSU! -____-

See? Girls can make boys do everything, good / bad.

(dan sampai tulisan ini selesai saya ketik, BB saya masih mati kalau pakai batere itu. Alhasil, tetap pakai batere saya yang lama!)

Nothing

They said:

If a man wants you, nothing can keep him away.

If he doesn’t want you, nothing can make him stay.

but for me,

if a man wants you, nothing will stop him.

Stop Any Effort #quotes

I just don’t know when to stop,

Even you don’t make any effort…

 

#StopKony #Kony2012

Pagi tadi saya membuka Twitter, nama Kony sudah ramai dibincangkan di linimasa. Malamnya saya baru sempat menonton langsung video penjelasan mengenai Kony tersebut. Durasinya memang cukup lama tapi kalau anda pay attention pasti ngerti dan sangat worth it!

Joseph Kony adalah pemimpin Lord’s Resistance Army (LRA). Sebuah kelompok di Uganda yang menculik anak-anak untuk dijadikan tentara atau budak seks.

Jutaan anak hidup dalam bayang-bayang Kony. Mereka bertahan hidup agar tidak tertangkap dan diperbudak Kony. Mereka yang mencoba kabur, tanpa ampun akan dibunuh.

Jason Rusell dan rekannya kemudian tergerak untuk menolong anak-anak di Uganda. Mereka mebuat film pendek berdurasi 29 menit. Tentang perjalanan dan perjuangan mereka, untuk menangkap Kony.

Seiring berjalannya waktu Jason dan rekan berhasil mengajak lebih banyak orang untuk membantunya, bahkan pemerintah Amerika Serikat membantu mereka. Tapi, Kony sadar akan segera ditangkap. Dia kemudian mencari perlindungan, sehingga tidak mungkin lagi pemerintah turut campur dalam hal ini.

Pemerintah AS akan kembali menolong Jason dan lainnya, hanya apabila masyarakat mulai sadar akan keberadaan Kony dan perduli apa yang sudah dilakukannya. Maka tahun 2012 ini Kony dengan sengaja diangkat namanya. Media sosial seperti Facebook, Twitter dan Youtube dipilih menjadi kaki untuk menyebarkannya. (sumber)

Tadinya saya berpikir, siapa lagi sih ini tokoh dunia banyak banget yang harus diberantas ya? Tetapi karena makin ramai diperbincangkan saya jadi penasaran juga… ternyata, masih ada ya orang yang tega ngebantai sesama manusia? apapun alasannya, sangat tidak manusiawi! yuk, STOP KONY!

Indonesia supports Invisible Children!

btw, Gavin di video Kony 2012 lucu banget yaahhh.. cocok sama Afika, ngegemesin euy!